Tuesday, February 3, 2009

Potensi Industri Kalimantan Selatan

Pada sektor industri, terutama industri yang berbasis hasil hutan, pertanian, dan perkebunan, daerah Kalsel memiliki potensi yang besar. Di luar itu, ada industri lain yang juga potensial untuk dikembangkan lebih lanjut, yakni industri kimia dasar dan industri mesin yang menggunakan teknologi tinggi (canggih). Hanya persoalan investasi dan SDM yang masih dirasakan kurang dalam rangka mewujudkan kemajuan industri tersebut.Jenis kelompok industri di Kalsel yang selama ini dikembangkan untuk dijadikan andalan adalah industri pertanian dan kehutanan, industri logam mesin dan kimia, serta industri aneka. Tetapi, satu hal yang juga tidak dapat dilupakan adalah industri hasil perikanan. Industri ini perlu dikembangkan secara bertahap dan berkesinambungan, mengingat hasil produksi perikanan di Kalsel cukup potensial, sebagaimana digambarkan di atas.
Perkembangan industri di Kalsel tahun 1997 dan 1998 yang meliputi industri logam mesin dan kimia (ILMK), industri aneka (IA), dan industri pertanian dan kehutanan (IHPK), adalah sebagai berikut: ILMK berjumlah 6.145 unit dan 6.278 unit; IA 6.924 unit dan 7.041 unit; IHPK 57.271 unit dan 57.929 unit. Tenaga kerja yang terserap dalam jenis usaha ILMK sebanyak 23.442 orang dan 24.012 orang; IA 19.236 orang dan 19.611 orang; IHPK 183.033 orang dan 185.209 orang.Perkembangan nilai investasi pada sektor industri di Kalsel pada 1997 dan 1998 adalah sebagai berikut:
  • kelompok ILMK bernilai investasi sebesar Rp 105.856.000.000,00 dan 106.979.000.000,00;
  • kelompok IA Rp 8.942.000.000,00 dan Rp 8.671.000.000,00; dan
  • kelompok IHPK Rp 932.824.000.000,00 dan Rp 934.308.000.000,00.
Selanjutnya, perkembangan nilai produksi tiga kelompok industri tersebut pada 1997 dan 1998 adalah sebagai berikut: kelompok ILMK menghasilkan nilai produksi sebesar Rp 497.322.000.000,00 dan Rp 579.095.000.000,00; kelompok IA Rp 202.571.000.000,00 dan 211.909.000.000,00; serta kelompok IHPK Rp 2.134.039.000.000,00 dan Rp 2.227.298.000.000,00.Dengan melihat data di atas, dapat dikatakan bahwa industri logam mesin dan kimia pada 1998 mengalami pertumbuhan sekitar 2,16 %. Pertumbuhan in¬dustri logam mesin dan kimia itu lebih rendah dibandingkan 1997 yang mencapai 3,59 %. Penurunan ini juga dialami oleh industri aneka serta industri pertanian dan kehutanan, masing-masing pada 1998 hanya mengalami pertumbuhan sebesar 1,69 % dan 1,15 %. Padahal pada 1997, pertumbuhannya sekitar 2,70 % dan 1,79 %.

No comments:

Post a Comment